29 Maret 2012

Undang-undang Etika Profesi Dokter

Diposting oleh Dwi Santia Junita di 05.48 0 komentar

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 29 TAHUN 2004

TENTANG

PRAKTIK KEDOKTERAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Menimbang

Bahwa membangun kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum sebagai dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia Tahun 1945

Bahwa kesehatan sebagai hak asasi manusia harus diwujudkan dalam bentuk pemberian berbagai upaya kesehatan kepada seluruh masyarakat melalui penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat

Bahwa penyelenggaraan praktik kedokteran yang merupakan inti dari berbagai kegiatan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan harus dilakukan oleh dokter dan dokter gigi yang memiliki etik dan moral yang tinggi, keahlian dan kewenangan yang secara terus menerus harus ditingkatkan mutunya melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, sertifikasi, registrasi, lisensi, serta pembinaan pengawasan, dan pemantauan agar penyelanggaraan praktik kedokteran sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Komentar :

Saya setuju dengan undang-undang nomer 29 tahun 2004 ini tentang praktik kedokteran. Karena setiap manusia itu mempunyai hak hidup untuk sehat, dan di Indonesia ini masyarakat membutuhkan kualitas dokter yang bagus serta harga yang terjangkau. Saya sangat setuju bila dokter-dokter di Indonesia ini harus mempunyai mutu dan kualitas yang bagus dengan cara pelatihan dan penerusan jenjang pendidikan, dll agar mengurangi yang namanya malpraktek.

15 Januari 2012

Tugas Audit TSI pada Perbankan

Diposting oleh Dwi Santia Junita di 07.04 0 komentar

L A P O R A N T A H U N A N

P.T. BANK EKSEKUTIF INTERNASIONAL,Tbk

TAHUN 2006

1. Teknologi Sistem Informasi

Pengembangan Teknologi Sistem Informasi (TSI) pada umumnya di dasarkan pada pengembangan system informasi aplikasi berupa software dan jaringan usaha yang dilandasi dengan IT.

Selama tahun 2006 Bank telah melaksanakan pengembangan IT dengan melakukan perbaikan pada system aplikasi Perbankan maupun pengembangan pada perangkat pendukung untuk jaringan komunikasi antar kantor cabang –cabang, antara lain :

a. Bulan Januari 2006 sampai dengan bulan Februari 2006 Bank melakukan pembelian Database Server baru untuk tipe IBM P Series 550 dan IBM P Series 520, melakukan installasi Operating System (O/S) AIX 5.3, dan melakukan instalasi database Oracle 9i.

Untuk server IBM P Series 550 digunakan sebagai primary database server dan untuk server IBM P Series 520 digunakan sebagai standby database server, selain itu dilakukan pula uji koneksitas antara server IBM P Series 550 ke server IBM P Series 520 atau sebaliknya.

b. Bulan Februari 2006 sampai dengan Maret 2006 Bank melakukan penggantian mesin primary database server IBM P Series 615 menjadi IBM P Series 550, dan server IBM P Series 615 digunakan untuk test dan development. Selain itu juga dilakukan penggantian mesin standby database server IBM RS/6000 H80 menjadi IBM P Series 520.

c. Bulan April 2006 sampai dengan Mei 2006 Bank melaksanakan kontrak perjanjian maintenance dengan beberapa vendor antara lain:

1. Perjanjian kontrak meintenance untuk IBM server aplikasi x Series oleh PT. Solusi Mitra Integrasi Teknologi (SMIT) periode Mei 2006 sampai dengan Mei 2007.

2. Perjanjian kontrak maintenance untuk perangkat jaringan Sisco Router oleh PT. Anabatic periode Mei 2006 sampai dengan Mei 2007.

3. Perjanjian kontrak pemasangan jaringan baru oleh PT. Exelcomindo (XL) untuk 5 Kantor Cabang baru.

d. Bulan Juni 2006 Unit Kerja TSI melakukan persiapan penyediaan perangkat-perangkat pendukung untuk 5 Kantor Cabang baru, antara lain : Sisco Router untuk site vcabang luar kota, pemasangan cabling RJ, installasi client, perangkat pendukung seperti printer, passbook olliveti pr50, dan lain-lain.

e. Bulan Juli 2006 Bank melakukan uji coba Disaster Recovery Plan (DRP) pada Kantor Cabang Pembantu Fatmawati, di mana mesin IBM P Series 520 yang semula sebagai standby database server dijadikan sebagai primary database server.

f. Bulan Agustus 2006 sampai dengan September 2006 dibuka 5 Kantor Cabang Bank Eksekutif baru di kota manado, Palembang, Malang, Solo, dan Lampung, dan dilakukan pula pemantauan jaringan XL pada 5 kantor Cabang baru tersebut guna menunjang kegiatan operasional.

g. Bulan Oktober 2006 sampai dengan Desember 2006 Bank lebih memfokuskan pada pemeliharaan data aplikasi Core Banking System (CBS) dan jaringan komunikasi baik dari Lintas Arta dan XL pada Kantor-kantor Cabang.

Pelaksanaan Pemeliharaan (Maintenance)

a. Pemeliharaan mesin database server IBM P Series 550 dan IBM P Series 520 masih dalam garansi spare part selama 2 tahun dan garansi pemeliharaan 1 tahun oleh PT Perkom Indah Murni.

b. Untuk mesin server test dan development IBM P Series 615 garansinya akan berakhir sampai dengan Desember 2006, dan akan dilakukan Maintenance Agreement pada Januari 2007.

2. Perkembangan Usaha Bank

Perkembangan usaha bank yang disajikan adalah perbandingan posisi 31 Desember 2006 dengan 31 Desember 2005, sebagai berikut :

a. Ikhtisar Data Keuangan Penting :

(Dalam Jutaan Rupiah)

26. Total Biaya Dana (Cost of Fund)

Total biaya dana (cost of fund) per 31 Desember 2006 yaitu 8,76%, yang terdiri dari:

(Dalam Jutaan Rupiah)

Keterangan

Nominal

Rate

Cost of Funds

Dana Masyarakat

Giro

22.998

1.69 %

389

Tabungan

132.020

5.08 %

6.707

Deposito Berjangka

995.529

10.52 %

104.730

Sertifikat Deposito

196

10.52 %

21

Kewajiban Segera Bayar

11.011

0.00 %

0

Antar Bank Pasiva

Total

37.266

1.199.020

8.89 %

9,60 %

3.313

115.160

Keterangan

Nominal

Rate

Cost of Funds

Dana Masyarakat

1.199.020

9,60 %

115.160

Modal

115.475

Total Loanable Funds

1.314.495

115.160

Cost of Funds

8,76%

27. Modal Sendiri

Total modal sendiri per 31 Desember 2006 yaitu sebesar Rp. 108.843 juta dengan rincian sebagai berikut:

(Dalam jutaan Rupiah)

NO.

POS –POS

2006

2005

I.

KOMPONEN MODAL

A. MODAL INTI

71.039

90.078

1. Modal disetor

81,375

81,375

2. Cadangan tambahan modal (Disclosed Reserve)

(10.336)

32,610

a. Agio saham

7,666

7,666

b. Disagio (-/-)

-

-

c. Modal Sumbangan

-

-

d. Cadangan umum dan tujuan

-

-

e. Laba tahun-tahun lalu setelah diperhitungkan pajak

(20.501)*

50,492

f. Rugi tahun-tahun lalu (-/-)

-

-

g. Laba tahun berjalan setelah diperhitungkan pajak (50 %)

-

-

h. Rugi tahun berjalan (-/-)

(13.626)

(65,580)

I. Selisih penjabaran laporan keuangan kantor cabang luar negeri

-

-

1) Selisih lebih

-

-

2) Selisih kurang (-/-)

-

-

j. Dana setoran modal

16,125

16,125

k. penurunan nilai penyertaan pada portfolio tersedia untuk dijual (-/-)

-

-

3. Goodwill -/-

-

-

B. MODAL PELENGKAP (maksimal 100 % dari Modal Inti)

37.804

39,688

1. Cadangan revaluasi aktiva tetap

31,241

31,241

2. Cadangan umum PPAP (maks. 1.25 % dari ATMR)

6.563

8,447

3. Modal pinjaman

-

-

4. Pinjaman subordinasi (maks. 50 % dari Modal Inti)

-

-

5. Peningkatan harga saham pada portofolio tersedia untuk dijual (45 %)

-

-

II.

TOTAL MODAL SENDIRI

108.843

129,766

*) Laba tahun lalu posisi Desember 2006 sebesar Rp. 8.819 juta, setelah dikurangi Aktiva Pajak Tangguhan sebesar Rp. 29.320 juta, menjadi Rugi Rp. 20.501 juta

28. Jumlah Lembar Saham yang Ditempatkan dan Disetor

Jumlah lembar saham yang ditempatkan dan di setor per 31 Desember 2006 adalah sebanyak 813.750.000 lembar saham, dengan nilai nominal Rp.100 per lembar saham, sehingga jumlah modal yang telah di setor adalah sebesar Rp. 81.375.000.000.

b. Rasio – Rasio Keuangan

 

Childhis girl Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Sponsored by Blogger Template Gallery